Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil - Benigno Aquino, calon kuat presiden Filipina mendesak pemerintah-pemerintah asing tidak menandatangani kontrak-kontrak baru dengan pemerintah Presiden Gloria Arroyo. Pemerintah Filipina saat ini dicap korup.
Buku Cepat Hamil "Sehubungan itu, kami menyerukan para pemasok dan wakil pemerintah-pemerintah asing tidak menandatangani kontrak dengan pemerintah yang sebentar lagi akan melepaskan jabatan itu," kata Aquino dalam satu pidato di Manila, Filipina, Kamis (22/4).
Benigno Aquino berasal dari Partai Liberal yang beroposisi dengan pemerintah. Dalam jajak pendapat, ia akan menang dalam pemilihan presiden 10 Mei mendatang. Ia bermaksud membentuk satu sistem untuk memberantas korupsi yang ia tuduh terjadi dalam memperoleh kontrak-kontrak pemerintah.
Pidato Aquino dipusatkan pada masalah-masalah keamanan. Ia mengatakan departemen pertahanan telah meningkatkan pengeluaran 300 miliar peso (6.7 miliar dolar) dalam dua bulan belakangan ini. "Semua hal ini akan diteliti dengan seksama," katanya. Ia menambahkan hal-hal yang sangat menyakitkan publik harus dihentikan lewat penegakan hukum.
Aquino menegaskan korupsi yang endemis menyebabkan rusaknya institusi-institusi pertahanan negara. "Setiap peso yang dicuri dari anggaran biaya organisasi-organisasi keamanan merupakan satu tetesan darah serdadu-serdadu kita, prajurit udara , pelaut dan polisi yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk melayani negara kita," katanya.
Arroyo akan meletakkan jabatan 30 Juni. Berdasarkan ketentuan konstitusi yang membatasi masa jabatan hanya sepuluh tahun. Menurut para pengeritik, selama berkuasa, Filipina dilanda korupsi besar-besaran.
Satu survai yang dikeluarkan jajak pendapat Pulse Asia Februari mengatakan 68 persen warga Filipina tidak mempercayai Arroyo. Pengawas korupsi global Tranasparansi Internasional memasukkan Filipina salah satu dari negara-negara paling korup di dunia
No comments:
Post a Comment